WASPADA ANCAMAN VIRUS H1N1 ...!
jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar anda

Selasa, 17 Mei 2011

Harga Daging Sapi Mahal, Sup Buntut Sepi Pembeli

Gianyar (Bisnis Bali) - Harga daging sapi di pasaran sejak beberapa minggu terakhir, terus mengalami kenaikan. Akibatnya, perkembangan usaha penjualan menu makanan dari daging sapi mengalami kendala. Terutama dengan makin sepinya permintaan seperti sup buntut dan sup kikil yang selama ini menjadi menu yang cukup favorit di kalangan konsumen.
Permintaan menu makan sup buntut dan sup kikil agak sepi sekarang ini, semenjak harga daging sapi di pasaran terus melonjak. Padahal ketika harga daging sapi terjangkau, penikmat menu makanan ini cukup ramai,'' terang I Made Darsa, pedagang menu makanan olahan daging sapi di kota Gianyar, Sabtu (14/5).
Darsa yang asal Karangasem lebih jauh mengatakan, menu makanan olahan daging sapi selama ini cukup disukai oleh konsumen di kota ini. Bahkan, pada saat-saat tertentu penikmatnya banyak dari kalangan wisatawan domestik yang datang bersama keluarga menikmati menu sup buntut dan sup kikil hasil olahannya itu. Di samping itu, banyak pula dari kalangan pegawai negeri/swasta yang mengkonsumsi daging sapi. Apalagi, olahan menu makanan berupa sup buntut dan sup kikil dari sapi ini nyaris tidak ada saingannya di kota Gianyar sehingga, peluangnya terbuka lebar.
Harga daging sapi yang mahal, salah satu kendala utama yang dihadapi pedagang menu makanan dari olahan daging sapi selama ini. Padahal penikmatnya cukup banyak dari berbagai lapisan masyarakat,'' ucap Darsa sambil menambahkan, sup buntut dan sup kikil yang dijualnya itu selain dikenal enak dan lezat juga memiliki nilai gizi yang tinggi. Sehingga, masyarakat kelas menengah ke atas pasti mengkonsumsi daging sapi.

Dijelaskan, aneka olahan menu makanan dari daging sapi tidak kalah enaknya dengan menu makanan yang dibuat dari bahan baku lainnya. Hanya saja di Bali , masyarakat yang mengkonsumsi daging sapi tidak semuanya, karena ada yang tidak mengkonsumsinya. Padahal, daging sapi juga bisa diolah menjadi menu lawar Bali , sate isi dan lainnya yang tidak kalah enak dan lezatnya. Hanya saja utuk pengolahannya menjadi aneka menu makanan, pedagang agak enggan meraciknya selain soto dan sup buntut yang sudah terkenal. *mur

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar